Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Pengertian Firewall,Fungsi Firewall,Jenis Jenis Firewall

19:45 0
Pengertian Firewall – Jaringan komputer dibangun untuk mempermudah proses sharing data dan aplikasi. Siapapun yang terhubung ke dalam sebuah jaringan komputer maka ia dapat mengakses apa saja yang dibagikan oleh semua komputer yang berada pada jaringan tersebut. Hal ini tentu sangat menguntungkan pihak yang bersangkutan, karena dapat menekan biaya serta dapat mengoptimalkan kualitas kerja.

Namun, disamping manfaat besar tersebut ada lobang menganga yang dapat memberikan ancaman bahaya bagi komputer. Kenapa bahaya? Karena ketersediaan akses terhadap suatu aplikasi atau data dapat dimanfaat oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan menyalahgunakan data dan aplikasi yang dibagikan tersebut.


Untuk itu para ilmuan dan para pengembang teknologi jaringan komputer membuat suatu sistem yang dapat menutup atau lebih tepatnya mempersempit lobang menganga tersebut sehingga kemungkinan suatu komputer terperangkap ke dalam bahaya menjadi lebih kecil. Sistem ini lalu dikenal dengan nama Firewall. Apa pengertian Firewall yang sebenarnya? Simak ulasan kami berikut ini.

Baca Juga :
- Cara Mengatasi / Memperbaiki Keyboard Yang Rusak
- Apa Itu Boot Manager Pada Komputer

Pengertian Firewall

Dari beberapa sumber yang kami kumpulkan ada beberapa Firewall yang dapat kita fahami bersama, dan berikut ini kami tampilkan definisi pengertian firewall menurut para ahli di dalam bukunya.

Pengertian Firewall Menurut Rakhmat Farunuddin
Di dalam buku SPP Firewall IPTables di Linuk mengatakan bahwa definisi Firewall adalah sebuah aturan yang bisa diterapkan pada komponen hardware, software maupun sistem itu sendiri yang bertujuan untuk melindungi, melindungi dalam hal ini dapat dilakukan dengan teknik filterisasi, membatasi, juga dengan menolak sebuah permintaan koneksi.

Pengertian Firewall pada Buku Computer Networking
Pada buku tersebut dikatakan bahwa definisi Firewall adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk hanya melewatkan trafik yang diizinkan untuk masuk ke dalam sebuah jaringan komputer, dan secara otomatis menghalangi atau memblokir semua trafik lainnya.

Konsep penggunaan firewall di dalam sistem komputer pada dasarnya terinspirasi pada firewall fisik pada sebuah gedung. Pembuatan firewall pada gedung-gedung tersebut bertujuan untuk melindungi supaya apabila terjadi kebakaran tidak menjalar ke gedung lainnya, seperti firewall fisik yang terpasang pada setiap blok apartemen. Supaya bekerja efektif, si tembok penahan api ini harus dipasang di semua blok apartemen.

Begitupun dengan konsep firewall di dalam sistem komputer, pada setiap antarmuka yang berhubungan secara langsung antara jaringan privat dengan jaringan publik maka disanalah harus terdapat firewall, untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyusupan program jahat ataupun prilaku jahat secara langsung dari para peretas ke komputer yang ada pada jaringan.

Fungsi Firewall

Dari pembahasan di atas dapat diambil sebuah kesimpulan, bahwa Firewall mempunyai beberapa fungsi utama, yaitu:
  1. Mengontrol dan mengatur lalu lintas jaringan
  2. Melakukan proses pengecekan dan pemberian ijin terhadap suatu akses
  3. Melindungi setiap sumber daya yang terdapat di dalam jaringan privat
  4. Mencatat setiap aktivitas dan melaporkannya kepada administrator jaringan melalui catatan log.
Baca Juga :

Jenis Jenis Firewall

Firewall terbagi kepada beberapa jenis yang dikategorikan berdasarkan kemampuan dan cara kerjanya. Setidaknya terdapat 7 jenis Firewall yang biasa digunakan. Ketujuh jenis ini mempunyai peruntukkan yang berbeda-beda tergantung pada kebutuhan sebuah jaringan komputer. Jenis jenis Firewall tersebut adalah:
  1. Paket Filter Firewall
  2. Circuit Level Gateway
  3. Application Level Firewall
  4. NAT Firewall
  5. Stateful Firewall
  6. Virtual Firewall
  7. Transparent Firewall
Untuk penjelasan tentang ketujuh jenis Firewall di atas akan kami bahas di dalam artikel-artikel berikutnya.
Dari penjelasan tentang pengertian firewall, fungsi firewall hingga jenis jenis firewall di atas diharapkan dapat menambah wawasan kita semua di dalam penggalian pengetahuan tentang jaringan komputer. Kami akan terus mengupdate informasi dan semua istilah yang berhubungan dengan teknologi, khususnya istilah di dalam teknologi komputer, programming, dan jaringan komputer.
Sekali lagi semoga informasi tentang pengertian Firewall ini dapat bermanfaat, jika dirasa terdapat kekeliruan di dalam penjelasan yang kami sampaikan, anda bisa mengingatkan kami melalui kolom komentar yang kami sediakan di bawah artikel ini. Terima Kasih.

Pengertian, Fungsi Serta Jenis Jaringan Komputer

13:24 0

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan Komputer adalah suatu sistem yang didalamnya terdiri dari dua atau lebih perangkat komputer serta perangkat - perangkat lainnya yang dibuat atau dirancang untuk dapat berkerja sama dengan tujuan agar dapat berkomunikasi, mengakses informasi, meminta serta memberikan layanan atau service antara komputer satu dengan yang lainnya.

Fungsi Dan Manfaat Jaringan Komputer

Banyak sekali keuntungan yang bisa dirasakan apabila kita mempunyai sebuah jaringan komputer, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Dapat Menghemat Biaya. dengan adanya jaringan komputer sobat komputer dapat menekan biaya untuk kebutuhan perangkat - perangkat periperal, karena sumber daya yang ada bisa dibagi dan digunakan bersama - sama, salah satu contoh apabila kita mempunyai satu buah printer, printer tersebut dapat digunakan oleh banyak User atau pengguna. jadi sobat tidak perlu menyediakan satu printer untuk satu komputer.
  2. Mempercepat proses sharing data ( berbagi data ). Biasanya untuk berbagi data kita menggunakan perangkat tambahan semisal flashdisk,  akan tetapi dengan adanya jaringan komputer, transfer data akan lebih cepat bahkan dapat menjangkau jarak yang cukup jauh sekalipun. hal tersebut dapat mempermudah pengguna untuk mendapatkan file data yang diperlukan.
  3. Menjaga informasi agar tetap up-to-date dan andal. Dengan kita membuat jaringan komputer dengan sistem penyimpanan data yang terpusat serta dikelola dengan sangat baik pada komputer server, maka pengguna dapat mengaskses data dari berbagai tempat yang berbeda, dan dapat membatasi akses ke data tertentu sewaktu data tersebut sedang diproses.
Itu beberapa fungsi dan manfaat yang bisa sobat peroleh apabila sobat membangun sebuah sistem komputer yang terhubung dengan jaringan. jadi apabila sobat mempunyai lebih dari satu komputer baik itu dirumah atau dikantor, coba sobat membangun jaringan biar bisa menghemat pemakaian sumber daya yang dimiliki.

Jenis - Jenis  Jaringan Komputer

1. Berdasarkan Letak Geografisnya Atau Jangkauan

a. LAN ( Local Area Network )

Merupakan jaringan yang mencakup wilayah kecil, salah satu contoh adalah jaringan komputer yang berada dilingkup sekolah, kampus atau kantor.

b. MAN ( Metropolitan Area Network )

Merupakan sebuah jaringan yang berada di dalam satu kota dengan kecepatan transfer data tinggi yang menghubungkan beberapa kantor tetapi masih dalam satu wilayah kota.

c.WAN ( Wide Area Network )

Merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang sangat luas, salah satu contoh dari WAN adalah jaringan antar wilayah, daerah, kota atau bisa jadi antar negara.
Untuk lebih jelas mengenai jenis jaringan ini, akan mengulasnya dalam artikel selanjutnya

2. Berdasarkan Fungsinya

a. Jaringan Komputer Peer to Peer

Merupakan model jaringan komputer dimana dalam jaringan tersebut, setiap komputer dapat difungsikan sebagai Client dan juga sebagai Server.

b. Jaringan Komputer Client Server

Merupakan sebuah model jaringan komputer dimana salah satu dari komputer difungsikan sebagai Server yang bertugas melayani komputer lain yang difungsikan sebagai Client. jadi dalam model jaringan ini komputer server biasanya didisain khusus dan hanya bertugas sebagai penyedia layanan yang dibutuhkan Client.

3. Berdasarkan Topologinya

a. Jaringan Komputer Dengan Topologi Ring
b. Jaringan Komputer Dengan Topologi Bus
c. Jaringan Komputer Dengan Topologi Star
d. Jaringan Komputer Dengan Topologi Mesh
e. Jaringan Komputer Dengan Topologi Tree
Untuk lebih lengkap mengenai jenis jaringan berdasakan Topologinya akan mengulas lebih jauh mengenai Macam - Macam Topologi Jaringan Komputer.

4. Berdasarkan Media Transmisinya

a. Jaringan Komputer Menggunakan Media Kabel ( Wired Network )

Jenis jaringan komputer yang satu ini biasanya menggunakan media kabel sebagai media transmisinya ada Jenis jaringan ini disebut juga dengan jenis jaringan menggunakan media transmisi terpadu ( Guided Transmission Media ). beberapa kabel yang bisa digunakan untuk membuat model jaringan seperti ini diantaranya, Kabel Coaxial, Kabel TP ( STP dan UTP ), serta Kabel Fiber Optic.

b. Jaringan Komputer Tanpa Menggunakan Kabel ( Nirkable )

Jenis jaringan komputer ini menggunakan sistem gelombang sebagai media Transmisinya, jenis jaringan ini juga disebut sebagai jenis jaringan yang menggunakan media transmisi tidak terpandu ( Unguided transmission media ), beberapa contoh media yang bisa digunakan antara lain : Gelombang Mikro, Satelit dan Sinar Infra Merah.
Untuk lebih jelas mengenai jenis jaringan ini,  akan mengulasnya dalam artikel selanjutnya

5. Berdasarkan Distribusi Sumber Transmisi Datanya

a. Jaringan Komputer Terpusat (Host Based Network)

Jenis Jaringan ini biasanya terdiri dari komputer client dan server dimana salah satu komputer client yang berfungsi sebagai perantara untuk dapat mengakses sumber informasi/data yang berasal dari komputer server

b. Jaringan Komputer Terdistribusi ( Distributed Network )

Jenis jaringan yang satu ini merupakan perpaduan antara beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient dan membentuk sistem jaringan tertentu.
Ok mungkin ulasan mengenai Pengertian, Fungsi Serta Jenis Jaringan Komputer dapat bermanfaat bagi sobat sekalian, dan bisa manambah wawasan serta pengetahuan bagi yang membaca artikel ini, tetapi ulasan tadi masih belum detile, untuk artikel yang lebih detile tunggu ulasan mengenai jaringan berikutnya yaaa.

Penjelasan Kabel Fiber Optik (FO) Dalam Dunia IT

Anonymous 23:20 0
pengertian fiber optik adalah kaca dan tabung plastik yang mampu mentransmisikan cahaya, kemudian diubah menjadi suara, pidato atau informasi. Fiber optik  yang terdiri bidang yang berhubungan dengan studi dan penerapan teknologi fiber optik . Kabel fiber optik  juga dikenal sebagai kabel fiber optik . Kabel ini menggunakan pulsa cahaya untuk membawa dan mengirimkan data dari titik ke titik. Kabel fiber optik  dapat mengirimkan data dan sinyal pada bandwidth yang lebih tinggi dan pada kecepatan yang lebih cepat dari tembaga tradisional atau jalur kabel aluminium. Hal ini dapat digunakan dalam berbagai aplikasi transmisi data.
Sulit untuk mengatakan kapan tepatnya kabel fiber optik modern pertama ada dan siapa penemu fiber optilk. Apa yang diketahui, pasti, adalah bahwa demonstrasi pertama dari pembiasan cahaya dipandu dilakukan oleh Jacques Babinet dan Daniel Colladon pada 1840. Demonstrasi ini memberikan dasar yang semua prinsip kemudian fiber optik  akan dibangun.



FUNGSI FIBER OPTIK

fungsi Fiber optik  dimaksudkan untuk mengarahkan gelombang cahaya dalam satu arah melalui proses pembiasan cahaya. Pada dasarnya, kabel fiber optik  mengirimkan gelombang cahaya dari satu titik fisik yang lain dengan menangkap cahaya dalam kabel dan memantulkannya kembali ke dalam setiap kali ia mencoba untuk melarikan diri. Hal ini membuat fiber optik  kabel semacam seperti sebuah prisma dari mana gelombang cahaya tidak dapat melarikan diri. Satu-satunya tempat untuk gelombang cahaya untuk pergi, maka, adalah ujung dari kabel fiber optik .

PRINSIP KERJA FIBER OPTIK

prinsip kerja Fiber optik  adalah nama untuk proses dimana data ditransfer melalui pulsa cahaya, yang dikirim melalui untaian tipis dari kaca atau plastik. Ini semacam helai kaca atau plastik, juga disebut kabel optik, setipis rambut manusia, yang berarti banyak dari mereka dapat terikat bersama. Ini juga berarti mereka dapat rusak sangat mudah.
Gelombang cahaya tidak “menekuk” dengan sendirinya, mereka tidak bisa pergi sekitar sudut tanpa memantul dari cermin atau permukaan reflektif lainnya. Fiber optik  menekuk lampu dengan “memantul” pulsa cahaya sepanjang dinding kabel. Ini disebut refleksi internal total. Ini pulsa cahaya, penuh dengan data, dapat melakukan perjalanan cepat melalui jarak yang jauh.
Sebuah pemancar di salah satu ujung dari sistem fiber optik  mengirim data dengan mengubah sinyal elektronik menjadi pulsa cahaya, yang dipancarkan ke dalam serat. Sebuah penerima di ujung lain menerima dan decode pulsa, mentransformasikannya menjadi sinyal listrik, yang kemudian dikirim ke televisi, komputer dan perangkat elektronik lainnya. Kadang-kadang, regenerator diperlukan untuk meningkatkan kekuatan sinyal cahaya lebih dari jarak yang sangat panjang.

JENIS FIBER OPTIK

Ada dua jenis fiber optik , single mode dan multimode. Meskipun kedua serat yang diproduksi dengan cara yang sama dan menggunakan bahan yang sama, perbedaannya adalah ukuran inti mereka. Sebuah serat mode tunggal berisi satu modus untuk mengirimkan data, sedangkan serat multimode dapat mengirimkan lebih dari 100 mode.
fiber optik Mode Single
Serat single mode memiliki core ukuran kecil, setiap kekuasaan dijalankan melalui cladding dapat dengan mudah hilang di mana tikungan serat.
1.      Mode Single Keuntungan – Serat single mode memiliki panjang operasi lebih besar dari lima mil. Mereka juga memiliki bandwidth yang lebih tinggi dibandingkan Multimode karena dispersi serat yang lebih rendah.
2.      Kekurangan Mode Single – Cahaya dari serat single mode hanya perjalanan ke pusat inti. Mereka juga menggunakan dioda laser, yang cenderung lebih kompleks dan mahal daripada dioda pemancar cahaya (LED).
fiber optik Multimode
Modus count tergantung pada ukuran inti dan aperture numerik. Karena ukuran inti besar, menyelaraskan serat disambung lebih mudah.
1.      Keuntungan Multimode – Serat multimode dapat menggunakan LED, yang lebih murah dan lebih tahan lama dibandingkan dioda laser. Daya juga didistribusikan ke dalam inti dan cladding.

2.      Kekurangan Multimode – Serat Multimode memiliki jangkauan operasi kurang dari lima mil. Sebagai ukuran inti dan aperture numerik meningkat, mereka juga cenderung kehilangan bandwidth.